Apa Itu PPh 21 DTP dan Siapa yang Berhak Menerimanya?
Pengertian PPh 21 Ditanggung Pemerintah (DTP)
PPh 21 DTP adalah fasilitas insentif fiskal di mana pajak penghasilan Pasal 21 yang seharusnya dipotong dari gaji karyawan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah, sehingga take-home pay karyawan menjadi lebih utuh tanpa potongan PPh 21.
Kebijakan ini merupakan bagian dari stimulus ekonomi pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama pekerja di sektor-sektor yang dianggap strategis namun rentan terhadap tekanan ekonomi.
Dasar Hukum dan Perpanjangan Kebijakan di 2026
Insentif PPh 21 DTP untuk tahun 2026 diatur melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 105 Tahun 2025 (PMK 105/2025), yang memperpanjang kebijakan serupa dari tahun-tahun sebelumnya dan berlaku untuk masa pajak Januari hingga Desember 2026.
PMK 105/2025 diundangkan pada akhir Desember 2025 dan menegaskan bahwa insentif ini menyasar sektor dengan penyerapan tenaga kerja tinggi namun rentan terhadap fluktuasi ekonomi global.
Kriteria Pekerja dan Sektor yang Berhak Menerima
Insentif ini menyasar pemberi kerja yang bergerak di sektor industri padat karya tertentu seperti alas kaki, tekstil dan pakaian jadi, furnitur, kulit dan barang dari kulit, serta sektor pariwisata, dengan kode klasifikasi lapangan usaha (KLU) yang tercantum dalam lampiran PMK 105/2025.
Karyawan yang berhak umumnya adalah pegawai tetap dengan penghasilan bruto tetap dan teratur tidak melebihi batas tertentu per bulan, serta pekerja harian atau borongan dengan rata-rata upah harian di bawah ambang batas yang ditentukan.
Cara Mengecek dan Memanfaatkan Fasilitas Ini
Karyawan tidak perlu mengajukan permohonan secara individu — pemberi kerja yang memenuhi kriteria bertanggung jawab mendaftarkan dan melaporkan pemanfaatan insentif ini melalui SPT Masa PPh 21/26 di Coretax setiap bulan.
Pemberi kerja wajib menggunakan aplikasi e-Bupot 21/26 dengan kode khusus untuk menandai setoran DTP, dan kelalaian melaporkan realisasi meski hanya satu masa pajak dapat berakibat pembatalan insentif sepanjang tahun.
Kesimpulan
PPh 21 DTP adalah kabar baik bagi pekerja di sektor-sektor tertentu, namun keberhasilan pemanfaatannya sangat bergantung pada kepatuhan administratif pemberi kerja dalam melaporkan setiap bulan.
Bagi tim HR perusahaan yang bergerak di sektor terkait, memahami detail persyaratan dan mekanisme pelaporan PPh 21 DTP sangat penting agar insentif ini benar-benar dapat dimanfaatkan tanpa risiko dibatalkan.

